TP PKK Ciamis Dorong Perempuan Cegah Penyakit Tidak Menular Lewat Seminar Kesehatan

Kesehatan64 Views

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ciamis baru-baru ini menyelenggarakan seminar kesehatan yang ditujukan khusus bagi perempuan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama kaum perempuan, mengenai pentingnya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) sejak dini.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari kalangan tenaga kesehatan yang menyampaikan materi tentang faktor risiko PTM seperti diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung. Peserta diajak memahami bahwa perubahan pola makan dan aktivitas fisik rutin dapat menekan risiko terjadinya penyakit tersebut.

Perempuan sering kali berperan sebagai pengelola kesehatan keluarga. Oleh karena itu, pemberian edukasi kepada kelompok ini dinilai strategis untuk menjangkau anggota keluarga lainnya. TP PKK Ciamis memanfaatkan jaringan kader di tingkat desa untuk menyebarluaskan informasi yang diperoleh selama seminar.

Salah satu analisis yang relevan adalah bahwa kegiatan edukasi semacam ini dapat memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. Dengan meningkatnya pengetahuan perempuan, diharapkan terjadi penurunan angka kunjungan ke fasilitas kesehatan akibat komplikasi PTM yang sebenarnya bisa dicegah.

Analisis kedua menyangkut dampak jangka panjang terhadap produktivitas keluarga. Perempuan yang memahami cara menjaga kesehatan cenderung lebih mampu menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pendukung ekonomi keluarga tanpa terganggu oleh penyakit kronis.

Materi seminar juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Peserta didorong memanfaatkan posyandu dan puskesmas untuk melakukan skrining tekanan darah serta kadar gula darah secara rutin.

TP PKK Ciamis berencana melanjutkan program serupa dengan melibatkan lebih banyak kelompok perempuan di kecamatan-kecamatan lain. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan prevalensi PTM di Jawa Barat.

Partisipasi aktif perempuan dalam kegiatan kesehatan komunitas seperti ini mencerminkan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya pencegahan daripada pengobatan. Ke depan, kolaborasi antara organisasi masyarakat dan instansi kesehatan diharapkan semakin erat untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.